Kamis (7/11/2024) dini hari WIB, Inter Milan mengalahkan Arsenal dengan skor 1-0 di matchday 4 Liga Champions 2024/2025 di Giuseppe Meazza.
Di akhir babak kedua, gol tunggal yang dibuat Inter untuk mengalahkan Arsenal tercipta. Handball Mikel Merino menghasilkan penalti untuk Inter, yang diakhiri oleh Hakan Calhanoglu.
Hasil ini memungkinkan Inter untuk mempertahankan tren positif mereka di Liga Champions musim ini dan bersaing di papan atas klasemen. Di sisi lain, Arsenal, yang kehilangan kekalahan pertamanya, kini berada di papan tengah.
Penjaga Gawang: Y. Sommer
Pemain Belakang: B. Pavard, S. de Vrij, Y. Bisseck
Pemain Tengah: D. Dumfries, D. Frattesi, H. Calhanoglu, P. Zielinski, M. Darmian
Pemain Depan: M. Taremi, L. Martinez
Pelatih: S. Inzaghi
Penjaga Gawang: David Raya
Pemain Belakang: J. Timber, Gabriel, W. Saliba, B. White
Pemain Tengah: G. Martinelli, M. Merino, T. Partey, B. Saka
Pemain Depan: K. Havertz, L. Trossard
Pelatih: M. Aterta
Pada awal babak pertama, laga sangat sulit. Inter dan Arsenal memiliki beberapa peluang, tetapi tidak ada yang tercipta.
Pada masa injury time, Inter mendapat penalti setelah Mikel Merino tertangkap basah melakukan handball di kotak terlarang. Wasit Rumania Istvan Kovacs langsung menunjuk titik putih.
Sementara turun minum, Calhanoglu memperdaya David Raya dan membuat skor 1-0 untuk keunggulan Inter.
Pada awal babak kedua, Mikel Arteta mengubah strategi dengan memasukkan Gabriel Jesus untuk menggantikan Merino, dan Arsenal bermain lebih agresif.
Bukayo Saka dan rekan-rekannya memiliki beberapa peluang, tetapi Arsenal gagal mencetak gol penyeimbang. Karena itu, barisan belakang Inter menunjukkan tingkat disiplin yang tinggi.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim tidak mencetak gol lagi, dan skor akhir adalah 1-0 untuk kemenangan Inter.
Mikel Arteta marah karena Arsenal tidak memiliki penalti saat mereka kalah dari Inter Milan. Gol Inter sendiri hasil dari penalti yang dijatuhkan.
Secara penampilan, Arteta disebut Arsenal telah bermain dengan baik meskipun ada masalah di penyelesaian. Dia hanya menyayangkan penalti, yang dia anggap tidak adil.
Arteta berpendapat bahwa Arsenal juga seharusnya mendapatkan penalti saat Yann Sommer meninju kepala Mikel Merino. Namun, Sommer salah memotong bola dan justru mengenai kepala Merino.
Saya sangat bangga dengan para pemain saya karena dominasi kami. Dalam hal yang sangat jelas, kami diperlakukan dengan buruk. Arteta mengatakan kepada TNT Sports, dikutip BBC, bahwa kedua peristiwa itu akan menghasilkan penalti.
“Jika Anda memberikan penalti (untuk handball Merino), maka akan ada insiden lain juga karena dia (Sommer) memukulnya di kepala.”
Apakah dia bisa melarikan diri dari insiden itu karena tidak ada yang bisa dilakukan di kotak penalti? Yang lain juga harus diberi penalti seratus persen jika wasit ingin menghukumnya.
Kami seharusnya bisa mencetak dua gol, tapi cara tim ini bermain menunjukkan siapa kami setidaknya. Setiap keputusan mengenai kotak penalti memiliki efek yang signifikan. Dengan cara kami bermain malam ini, tim dapat mengalahkan Chelsea dan menang.
OLE777 - Industri hiburan digital telah mengalami evolusi yang luar biasa, namun ada satu genre…
OLE777 - Dunia permainan digital saat ini bukan lagi sekadar mencari hiburan di kala senggang.…
OLE777 - Liburan adalah momen yang dinantikan untuk melepas penat dari rutinitas harian. Baik itu…
OLE777 - Dunia digital yang bergerak sangat cepat menuntut efisiensi dalam segala aspek, termasuk dalam…
OLE777 - Dunia hiburan digital terus bertransformasi dengan menghadirkan berbagai variasi permainan yang memanjakan mata…
OLE777 - Dunia hiburan digital terus berkembang dengan menghadirkan berbagai inovasi yang memanjakan mata dan…